Tahu Nggak Sih? Ini Lho Manfaat di Balik Sedapnya Bumbu Pelengkap Masakan

10 Des 2018 @ 11:41:35
Ada gula, ada semut. Begitu juga, ada makanan tentu ada bumbu pelengkap masakan yang bikin lezat makanan. Bukan hanya melezatkan, bumbu ini ternyata kaya akan manfaat yang jumlahnya tidak sedikit. 

Bahan makanan yang segar dan berkualitas sangat diperlukan untuk menciptakan hidangan lezat. Walaupun setiap bahan sudah memiliki rasanya sendiri, tetap saja kamu perlu menambahkan bumbu masak sehingga rasanya tetap kaya dan nikmat. 

Namun, tak hanya bermanfaat sebagai penyedap masakan, bumbu dapur ternyata juga memiliki fungsi baik bagi kesehatan, lho. Beberapa bumbu dapur terbukti bisa menambah kandungan nutrisi dalam hidangan, bahkan mencegah penyakit berbahaya seperti kanker.

Bumbu Dapur Menyimpan Segudang Manfaat Kesehatan Untuk Tubuhmu

Mungkin, orang-orang berpikir kalau bumbu dapur hanya digunakan untuk melezatkan masakan dan makanan. Padahal, bumbu masak tersebut punya manfaat lebih untuk kesehatan tubuhmu. Agar bisa mendapatkan manfaat optimal, kenali dulu beberapa bumbu dapur yang diam-diam menyimpan manfaat baik berikut ini:

1. Bawang Putih 

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang paling umum digunakan dalam masakan Indonesia. Aroma bawang putih yang khas disebabkan oleh komponen bernama allicin, yang ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan. 

Beberapa manfaatnya antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi pilek, menurunkan tingkat kolesterol jahat dalam darah, hingga menurunkan tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, bawang putih juga mengandung antioksidan yang baik untuk mencegah kanker. 

2. Kayu Manis 

Tak hanya digunakan pada masakan, kayu manis juga sering ditambahkan sebagai bahan pembuatan cake, kue kering, dan minuman. Sayangnya, masih sedikit orang yang paham bahwa bumbu ini tidak juga mampu memberikan manfaat kesehatan. 

Kayu manis berfungsi meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, melawan peradangan, dan menurunkan kolesterol serta trigliserida dalam darah. Penelitian juga menunjukkan bahwa kayu manis dapat menurunkan kadar gula dalam darah hingga sebesar 10 - 29 persen. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan ini, asupan kayu manis yang disarankan adalah sebanyak ½ - 2 sendok teh atau sekitar 1-6 gram per hari.

3. Kunyit 

Senyawa curcumin dalam kunyit menjadi bagian penting dalam bumbu masak ini. Curcumin yang berkhasiat meredakan rasa sakit dan mengatasi peradangan. Makanya, kunyit bisa menjadi pilihan tepat saat kamu sedang mengalami sakit kepala, sakit perut, atau nyeri sendi. 

Sebagai antioksidan, curcumin dalam kunyit juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan melawan penyakit alzheimer. Tak hanya itu, kunyit juga bisa menurunkan risiko beberapa penyakit berbahaya seperti jantung dan kanker. 

4. Jahe 

Semua mungkin sudah paham kalau jahe merupakan bumbu dapur yang punya manfaat lebih untuk kesehatan tubuh. Bumbu dapur yang identik dengan sensasi hangatnya ini mengandung antioksidan bernama gingerol yang dapat membantu mengatasi peradangan dan rasa sakit. 

Bagi  kamu yang memiliki masalah kembung, mual, sakit kepala, hingga bau mulut, jahe bisa menjadi pilihan yang cocok untuk mengatasinya. Menurut sebuah penelitian pada penderita kanker usus besar, konsumsi 2 gram ekstrak jahe setiap hari terbukti mampu mengurangi peradangan yang terjadi pada usus besar. 

5. Pala dan Bunga Pala 

Walaupun tak banyak digunakan dalam masakan, pala dan bunga pala bisa menjadi bumbu dapur yang kaya akan manfaat kesehatan. Air rebusan bunga pala berkhasiat mengatasi masalah susah tidur, sedangkan pala membantu mengatasi masalah pencernaan dan melancarkan peredaran darah. 

Sebuah penelitian di Thailand juga menyatakan bahwa pala berkhasiat menghambat pertumbuhan kanker. Pala dan bunga pala juga sering dimanfaatkan untuk mengatasi diare, mual, gas pada lambung, kanker, dan penyakit ginjal.

6. Cabai Merah 

Bagi masyarakat Indonesia yang sebagian besar menggemari makanan pedas, cabai merah tentu menjadi bumbu dapur wajib yang tak boleh ketinggalan. Selama dikonsumsi dalam batas wajar, cabai merah ternyata bisa membawa manfaat bagi kesehatan, lho. 

Kandungan beta-karoten pada cabai merah merupakan racun bagi sel kanker, sehingga dapat membantu pencegahan penyakit kanker. Selain itu, cabai merah juga mengandung vitamin A, vitamin C, asam folat, potassium, dan serat yang baik bagi tubuh. Kandungan capsaicin pada cabai merah juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

7. Merica dan Lada Hitam 

Selain cabai, merica dan lada hitam sering digunakan dalam masakan untuk memberi sensasi pedas dan hangat. Uniknya, dua bumbu dapur ini ternyata berkhasiat meredakan sakit kepala dan mengatasi asma. Tak hanya itu, merica dan lada hitam juga dipercaya bisa mengatasi berbagai penyakit seperti sakit perut hingga kanker. 

Hal ini terjadi karena merica dan lada hitam mampu melawan kuman dan mikroba dalam saluran pencernaan. Beberapa penelitian bahkan menyatakan bahwa merica memiliki khasiat melindungi tubuh dari kanker usus besar.

8. Oregano 

Bumbu dapur ini memang tidak terlalu sering digunakan dalam masakan khas Indonesia. Namun, kamu bisa lebih mempertimbangkan penggunaan oregano mulai sekarang. Hal ini karena oregano kaya akan zat antioksidan bernama carvacrol dan thymol yang dapat mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. 

Selain itu, kandungan carvacrol pada oregano juga membantu menekan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker usus besar. Seolah belum cukup, oregano juga bermanfaat sebagai anti bakteri, mengatasi peradangan, dan mengatasi infeksi.

9. Bawang Merah 

Seperti bawang putih, bawang merah juga merupakan bumbu dasar yang hampir selalu ada dalam resep masakan Indonesia. Hal ini merupakan kabar baik, karena bawang merah ternyata memiliki banyak kandungan nutrisi. Salah satunya yaitu flavonoid, yang dapat membantu mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan diabetes. 

Selain itu, antioksidan flavonoid dan fenol dalam bawang merah juga mampu mengatasi peradangan, mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas, menyeimbangkan kolesterol dan kadar gula dalam darah, hingga mengatasi infeksi akibat bakteri dan virus. 

10. Serai 

Serai menjadi salah satu bumbu dapur yang menyimpan manfaat tubuh juga untuk tubuh. Dengan aroma dan wangi yang khas, bumbu dapur ini sering digunakan sebagai bahan aromatik dalam masakan. Selain itu, aroma serai juga digunakan sebagai aromatherapy untuk tubuh. 

Tak hanya itu, serai ternyata juga menyimpan banyak manfaat kesehatan, antara lain mengatasi diare, nyeri lambung, batuk, dan pegal-pegal. Serai juga mengandung zat yang dapat membantu mengatasi rasa sakit dan bengkak, menurunkan demam, serta menyeimbangkan kadar gula dan kolesterol dalam darah.

11. Rosemary 

Rosemary jarang sekali hadir di masakan Indonesia. Bumbu masak ini umumnya hadir pada hidangan Eropa atau Amerika. Walaupun begitu, kamu juga bisa tetap menggunakan rosemary dalam masakan. 

Alasannya, rosemary punya rasa yang khas dengan manfaat kesehatan yang tidak sedikit. Rosemary mengandung komponen aktif carnosol yang dapat membantu melawan kanker. Jurnal Nutritiens tahun 2016 menyatakan bahwa ekstrak rosemary memiliki sifat anti kanker in-vitro terhadap kanker kulit, darah, usus besar, prostat, dan payudara. Selain itu, rosemary juga memiliki sifat hepatoprotektif sehingga berguna menjaga fungsi dan kesehatan hati serta melancarkan sistem pencernaan.

12. Sage 

Manfaat kesehatan daun rempah ini juga tidak kalah dengan oregano atau rosemary. Kandungan antioksidan pada daun sage sangat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan gula darah serta mengatasi peradangan. 

Menjelang menopause, seseorang biasanya juga mengalami gejala hot flashes atau perasaan panas yang datang tiba-tiba pada tubuh. Daun sage dapat menjadi alternatif untuk mengatasinya. Selain itu, daun sage juga sering digunakan untuk meringankan penyakit alzheimer. 

Tips Menyimpan Bumbu Dapur Berdasarkan Jenisnya 

Bumbu dapur tak hanya mendapatkan rasa masakan yang sedap, namun juga berbagai manfaat kesehatan pun bisa didapat. Agar stok bumbu dapur dan rempah yang telah dibeli tetap segar dan dapat bertahan lama, kamu tentu harus menyimpannya dengan cermat dan baik. Ikuti tipsnya di bawah ini, yuk.

1. Bumbu Dapur Berbentuk Dedaunan Segar 

Bumbu dapur dan rempah berbentuk dedaunan seperti kemangi, rosemary, atau mint memang tidak tahan terlalu lama. Makanya, bahan-bahan alami ini sebisa mungkin diolah langsung dalam masakan. Namun, kamu juga bisa tetap menjaga kesegaran bumbu dan rempah daun dengan mengikuti beberapa langkah berikut ini!
  • Potong bumbu dapur dan rempah sekitar 1 - 1,5 cm dari batangnya.
  • Masukkan bumbu dapur dan rempah tersebut ke dalam toples atau gelas berisi air, sehingga bagian bawah batangnya terendam air.
  • Tutupi bagian daunnya dengan kantong plastik.
  • Simpan bumbu dapur dan rempah daun tersebut dalam kulkas. Ganti airnya setiap dua hari sekali.
Bila disimpan dengan langkah di atas, bumbu dapur berupa daun segar bisa bertahan hingga lima hari. Bumbu yang telah layu juga bisa dibuat segar kembali dengan cara direndam dalam air es selama beberapa menit. Setelah dikeringkan, bungkus daun tersebut dengan handuk dan simpan di kulkas dalam sebuah kantong plastik. Bumbu dapur dan rempah daun tersebut akan kembali segar selama beberapa jam.

2. Bumbu Dapur dan Rempah Kering 

Bumbu dapur dan rempah kering seperti merica atau pala biasanya tahan lebih lama saat disimpan. Tapi agar bumbu kering tidak mudah menggumpal serta rasa dan aromanya terjaga, cobalah lakukan beberapa tips berikut ini!
  • Simpan bumbu dapur dan rempah kering dalam wadah yang tertutup rapat dan kedap udara. Sebaiknya, simpan juga bumbu kering di tempat gelap yang terhindar dari sinar matahari langsung seperti laci atau lemari dapur.
  • Jauhkan bumbu dapur dan rempah kering dari panas dan kelembaban berlebih. Karena itu, jangan letakkan wadah penyimpan bumbu dapur kering di dekat kompor, tempat pencuci piring, atau dalam kulkas.
  • Catat dan tempel tanggal pembelian bumbu dapur dan rempah kering pada kemasannya. Hal ini untuk menghindari pemakaian bumbu yang sudah terlalu lama disimpan.

3. Bumbu Dapur dan Rempah Segar 

Bumbu dapur dan rempah segar seperti bawang, cabai, atau kunyit memiliki risiko mudah busuk dan berjamur jika tidak disimpan dengan benar. Agar kesegarannya terjaga, bumbu dapur dan rempah segar sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan kedap udara. Langkah ini sangat penting agar bumbu dapur dan rempah tidak dihinggapi serangga. Dengan penyimpanan yang benar, bumbu dapur segar juga tidak mudah berjamur atau bertunas sehingga dapat disimpan lebih lama. 

4. Bumbu Halus 

Untuk menghemat waktu memasak, kamu tentu seringkali menyimpan bumbu dapur dan rempah yang telah dihaluskan. Langkah ini boleh-boleh saja dilakukan, asalkan kamu tahu bagaimana cara menyimpan bumbu halus agar tetap segar dan tidak basi. Menggunakan toples kaca yang disimpan dalam kulkas merupakan cara terbaik untuk menyimpan bumbu dapur yang telah dihaluskan. Agar lebih awet, bumbu halus sebaiknya juga ditumis setengah matang terlebih dahulu dengan sedikit minyak sebelum disimpan di dalam kulkas.

Dengan cara penyimpanan yang tepat, bumbu dapur dan rempah bisa terjaga kesegarannya dan bertahan lebih lama. Kabar baiknya, menyimpan bumbu dapur di era sekarang bisa dilakukan dengan lebih mudah dan praktis. Sebab, sudah ada alternatif bumbu dapur instan yang banyak dijual di pasaran. Namun, pastikan kamu memilih bumbu dapur instan sehat yang tidak mengandung pengawet, pewarna, maupun bahan kimia berbahaya lain. 

Jadi, sudah siap masak apa hari ini?


Artikel Terkait

Pilih Minyak Goreng? Ini Pilihan Alternatif Minyak Goreng yang Bisa Anda Gunakan!
Ayo ngacung, siapa yang sering pakai minyak goreng? Yap, minyak goreng memang jadi bahan pokok banget untuk kamu memasak..
OT Handoko
21 Januari 2019
Buat Minyak Bawang Seperti Dalam Mie Instan? Kenapa Tidak!
Menurut kamu, apa sih yang bikin mie instan jadi lezat dan sulit ditolak itu? Yup, salah satu kelezatannya ada di minyak..
OT Handoko
18 Januari 2019
Sayang Untuk Dibuang? Ini Caranya Sebelum Menggunakan Minyak Goreng Berulang Kali
Siapa nih yang sudah masak tanpa minyak? Wah, kalaupun ada, pasti sedikit sekali ya, guys! Biar bagaimanapun, minyak sud..
OT Handoko
17 Januari 2019