TBHQ Menyebabkan Banyak Penyakit Untuk Tubuh?

05 Sep 2018 @ 18:42:10
Diantara banyak bahan-bahan yang dimasukkan dalam banyak produk di pasaran, TBHQ menjadi salah satu yang paling sering tercantum di daftar bahan pembuatan produk-produk tersebut. 

TBHQ merupakan kependekan dari Tertiary butylhydroquinone, yaitu zat pengawet atau antioksidan yang mencegah terjadinya oksidasi dalam makanan. Proses oksidasi dalam makanan dapat membuat makanan tersebut menjadi cepat busuk dan rusak. Di dalam berbagai produk, TBHQ ditulis dengan berbagai nama, yaitu Mono-tert-butylhydroquinone, t-butylhydroquinone, dan 2-(1,1-dimethylethyl)-1,4-benzenediol. Hingga saat ini, penggunaan TBHQ masih menuai kontroversi di masyarakat dan di dunia kesehatan. 

Kontroversi TBHQ

Kontroversi TBHQ

FDA atau Badan POM Amerika menyatakan bahwa TBHQ aman untuk dikonsumsi dan dimasukkan dalam makanan. Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari TBHQ menurut FDA adalah 0.7 mg/kg berat badan. Angka yang sama juga merupakan ukuran Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan oleh BPOM Indonesia terhadap TBHQ.  

Kontroversi terjadi ketika beberapa peneliti dan ilmuwan melarang masyarakat mengonsumsi makanan yang mengandung TBHQ karena erat dengan munculnya penyakit. The Center for Science in the Public Interest terang-terangan menganjurkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi makanan dengan TBHQ di dalamnya karena mengaktifkan kemungkinan tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh. Di beberapa negara, TBHQ juga sudah dilarang penggunaannya dengan alasan kesehatan.

Dimana Ditemukan TBHQ?

Melihat kontroversi yang cukup lebar cakupannya, orang-orang tentu merasa perlu tahu dimana TBHQ umumnya ditemukan. Zat pengawet ini umumnya dapat ditemukan di dalam lemak, baik lemak hewani dan lemak nabati. 

TBHQ juga dapat ditemukan dalam makanan kemasan non organik, produk ikan non-organik, soft drink, dan beberapa merk susu kedelai kemasan. Tak hanya dalam makanan dan minuman, Healthline menyatakan bahwa TBHQ ditemukan dalam cat, pernis, dan produk perawatan kulit. 

Potensi Bahaya Dan Dampak Kesehatan Akibat TBHQ

Apapun kontroversi yang terjadi mengenai TBHQ di dalam makanan, beberapa pihak dan peneliti menuturkan bahwa TBHQ punya dampak yang cukup besar terhadap tubuh manusia. The Center for Science in the Public Interest (CSPI) menyebutkan bahwa hasil penelitian pada tikus menyebutkan bahwa TBHQ mempunyai potensi munculnya tumor di dalam tubuh. 

Selain itu, National Library of Medicine (NLM) melaporkan bahwa kasus gangguan penglihatan bisa terjadi pada manusia yang mengonsumsi TBHQ. Penelitian lebih lanjut dari NLM menyebutkan bahwa gangguan kesehatan lain akibat TBHQ adalah pembesaran hati, efek neurotoksin, dan kelumpuhan. 

Selain itu, Dr. Axe menyebutkan bahwa paling tidak ada 3 gangguan kesehatan yang bisa disebabkan oleh konsumsi makanan mengandung TBHQ dalam jangka yang lama, yaitu:

1. Berpotensi Menyebabkan Kanker Dalam Tubuh

Berpotensi Menyebabkan Kanker Dalam Tubuh

Walaupun masih simpang siur mengenai fakta ini, Dr. Axe percaya bahwa TBHQ mampu menyebabkan terjadinya kanker di dalam tubuh manusia. Selain itu, zat pengawet kimia ini menjadikan tubuh kebal terhadap kemoterapi dan membantu sel-sel kanker lebih kuat. 

2. TBHQ Menyebabkan Terjadinya Gejala Gangguan Saraf

TBHQ Menyebabkan Terjadinya Gejala Gangguan Saraf

The National Institute of Health mencatat beragam kasus yang berhubungan gejala gangguan saraf yang berkaitan dengan konsumsi TBHQ dalam waktu yang lama. Beberapa gangguan tersebut meliputi gangguan penglihatan, dan kelumpuhan medula (melambatnya kinerja medula, bagian otak yang mengatur proses bernapas dan proses vital dalam tubuh).

3. Meningkatkan Resiko Alergi Pada Tubuh Manusia Terhadap Makanan

Meningkatkan Resiko Alergi Pada Tubuh Manusia Terhadap Makanan

Cheryl Rockwell, PhD, seorang peneliti dari Michigan State University, melakukan sebuah penelitian bersama sebuah tim peneliti untuk mencari tahu mengenai dampak yang ditimbulkan oleh TBHQ terhadap imunitas tubuh manusia dan alergi. Hasilnya, Cheryl mengatakan bahwa TBHQ menyebabkan banyak efek kerusakan imun tubuh yang berkaitan dengan resiko alergi pada tubuh seseorang yang kian meningkat seiring dengan semakin banyaknya TBHQ dikonsumsi.


Artikel Terkait

Stunting itu Berbahaya Lho, Bunda! Kenali Gejala, Bahaya, dan Penanganannya Sejak Dini!
Pernah nggak sih Bunda ngelihat anak-anak yang tingginya kurang? Di beberapa daerah, anak-anak seperti ini ser..
Andesma. W
18 Oktober 2018
Sering Stuck dan Telat Mikir? Bisa Jadi Inilah Penyebabnya!
Stuck dan telat mikir seringkali mengganggu aktivitas ya, guys? Ketika pekerjaan lagi banyak-banyaknya, otak kamu m..
OT Handoko
17 Oktober 2018
Lebih Dekat Dengan Abigail Cantika & Kebiasaan Sehatnya
Sebagai tech-based healthy lifestyle brand, tidak ada kata bosan untuk Lemonilo dalam memberikan edukasi dan membentuk h..
OT Handoko
17 Oktober 2018