Tips Mengatur Pola Makan Tetap Sehat Saat Lebaran

24 Mei 2020 @ 14:13:04
Lebaran tiba. Seperti biasa, beragam makanan khas Lebaran sudah siap terhidang di atas meja, mulai dari ketupat, opor, semur, sambal goreng ati, sayur labu siam, dan rendang. Tak ketinggalan aneka kue turut meramaikan. Semuanya tersaji dengan sangat bervariasi. Lemonizen sudah ingin makan apa aja nih Lebaran kali ini? 

Meskipun semua jenis makanan Lebaran ini sangat menarik untuk dicicipi, Lemonizen harus ingat untuk tetap menjaga pola makan ya. Menurut penelitian, bakteri baik pada usus berkembang cukup banyak selama 30 hari sebelum lebaran atau di masa-masa kita berpuasa. Bakteri baik ini bertugas menjaga lapisan dinding usus dari infeksi, sebab itu jangan sampai bakteri baik ini hilang hanya karena kalap makan saat lebaran yah, Lemonizen. 

Pada Hari Raya Idulfitri yang biasanya kita lalui tanpa pandemi, pagi hari sebelum salat Idulfitri kita disarankan untuk lebih dulu menyantap sarapan dan minum cukup air mineral. Sarapan dengan porsi kecil sebelum salat bisa berupa puding, susu, sup jagung, kurma, ataupun kacang-kacangan seperti almond. 

Kuncinya adalah makan dengan porsi sedikit namun dengan sering. Mulailah makan dengan perlahan agar kalori yang masuk tetap terkontrol. Jika Lemonizen langsung makan dalam porsi besar, dikhawatirkan akan menimbulkan keluhan saluran pencernaan seperti perasaan begah dan kembung akibat kekenyangan sehingga tidak dapat mencicipi setiap makanan yang tersaji lagi nantinya. 

Apalagi biasanya, setelah salat Idulfitri, biasanya keluarga memiliki agenda bersilaturahmi ke rumah keluarga lainnya atau menyantap makanan di rumah sendiri, dimana pasti tersaji makanan minuman yang banyak. 

Sajikan Masakan Sehat Saat Lebaran dengan Cara Masak yang Tepat

Saat memasak sajian untuk menu Lebaran juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya, pastikan memasak daging sapi hingga matang di suhu 62.8 derajat atau daging ayam di suhu 73.9 derajat agar bebas dari bakteri. Ingat juga saat akan memasak camilan atau makanan penutup, kurangi penggunaan gula dan hindari penggunaan susu kental manis karena kandungan gulanya yang sangat tinggi.

Kurangi Porsi Nasi dan Hindari Terlalu Banyak Makanan Berminyak



Pada waktu berkumpul keluarga, pasti makanan yang disajikan umumnya akan banyak mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Nah ketiga kandungan tersebut harus terpenuhi yah, namun juga jangan sampai berlebihan dan jangan melupakan kebutuhan tubuh akan mineral dan vitamin loh, yang bisa didapatkan dari sayuran dan buah-buahan. 

Sebaiknya Lemonizen mengonsumsi sayuran terlebih dahulu sebelum makan makanan berlemak dan berkalori tinggi seperti opor ayam agar tubuh tidak merasa lapar berlebihan sehingga nafsu makan lebih terkontrol.

Tips sehat lainnya saat menyantap makanan di momen Lebaran ini adalah kurangi adalah kurangi porsi nasi dan makanan berminyak serta jika akan menyantap menu berbahan daging, singkirkan  bagian lemak pada daging yang disajikan. Selalu ingat juga untuk minum air mineral yang cukup agar tubuh tidak dehidrasi. Air mineral akan membantu tubuh merasa kenyang lebih cepat, sehingga dengan ini porsi makanmu akan lebih terkontrol. 

Sebaiknya hindari makan makanan manis, atau setidaknya cukup dicicipi dengan porsi yang sangat kecil. Ini penting agar kamu terhindar dari perasaan mual dan kekenyangan hingga mengantuk serta risiko terkena penyakit Diabetes Melitus. 

Sebaliknya, di saat inilah kamu dapat mengkonsumsi buah-buahan agar lebih sehat. Sesudah selesai menyantap semua makanan dan minuman, lakukanlah aktivitas fisik ringan seperti berjalan keliling rumah sehingga makanan dapat tercerna dengan baik dan menghindarkan tubuh dari sakit lambung. 

Rayakan hari Idulfitri tahun ini dengan keluarga terdekat walaupun mudik tak dapat dilakukan. Buat kamu yang sendirian di perantauan, juga tetap bisa menyantap makanan Lebaran seperti halnya sedang di kampung halaman. Kamu bisa mentraktir diri sendiri dengan makanan dan  minuman lezat khas Lebaran, namun ingatlah untuk tetap menjaga kesehatan ya! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Lemonizen.

Artikel kesehatan ini ditulis oleh dr. Alvin Wijaya

Artikel Terkait

6 Manfaat Sambiloto dan Cara Mengolahnya dengan Benar
Sering diolah menjadi jamu pahit untuk kesehatan, inilah manfaat sambiloto yang memang sangat baik untuk tubuh..
Rizki Indra
28 Oktober 2020
6 Manfaat Sarang Semut Obat Herbal Berkhasiat Tinggi
Sarang semut sering dimanfaatkan sebagai obat herbal yang mujarab, inilah manfaat sarang semut untuk kesehatan..
Rizki Indra
28 Oktober 2020
6 Manfaat Daun Kersen yang Wajib Kamu Ketahui
Buah kersen sering dikonsumsi karena rasanya yang unik dan segar, namun manfaat daun kersen juga baik untuk kesehatan lo..
Rizki Indra
28 Oktober 2020