Wajib Tahu Penyakit Bronkitis, Apa Saja Gejala dan Penyebabnya

28 Aug 2020 @ 08:57:38
Penyakit bronkitis adalah sebuah infeksi umum yang disebabkan oleh adanya peradangan dan iritasi pada bronkus, atau saluran udara utama paru-paru. Bronkitis sendiri sering terjadi pada semua usia. Tidak memandang anak kecil, remaja, hingga dewasa, bisa terkena penyakit ini. Untuk mendeteksi dini penyakit ini, kamu bisa memperhatikan gejala-gejala seseorang yang terkena bronkitis. Apa saja gejala-gejala tersebut?

1. Batuk Kering Berkepanjangan



Gejala umum yang terjadi oleh seseorang yang terkena penyakit bronkitis ini adalah batuk kering yang terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama. Jika seseorang terkena batuk umumnya 2-3 hari, tetapi pada penderita bronkitis bisa batuk terus menerus lebih dari 3 minggu. Hal ini sendiri terjadi karena adanya infeksi yang terjadi oleh bakteri. Jangan sepelekan, pasalnya batuk yang kering bisa terjadi dan berubah menjadi batuk berdahak.

Oleh karena itu, pastikan jika kamu langsung konsultasi ke dokter atau pergi ke Rumah Sakit jika dalam kurun waktu 2-3 hari batuk tidak juga kunjung sembuh. Pasalnya, hal ini bisa saja menjadi salah satu gejala seseorang terkena bronkitis.

2. Mengeluarkan Dahak Berwarna Kuning


Dahak adalah mukus atau sering juga disebut lendir yang keluar saat seseorang batuk. Pada kondisi batuk irang yang normal, dahak yang dikeluarkan akan berwarna putih bercampur bening. Namun hal ini tidak akan berlaku jika seseorang yang terkena bronkitis berdahak. Pasalnya, dahak atau mukus yang dikeluarkan akan berwarna kekuningan.

3. Sesak Napas



Gejala seseorang terkena bronkitis selanjutnya adalah akan mengalami sesak napas atau orang Jawa menyebutnya mengi. Pada anak-anak, gejala sesak yang dialami biasanya bisa terlihat dari suara aneh yang dikeluarkannya ketika sedang menarik nafas. Suara ini juga akan terdengar lebih nyaring saat ia tengah tertidur.

4. Nyeri pada Bawah Tulang Dada



Tidak hanya sesak napas, gejala yang umum terjadi oleh seseorang yang mengidap penyakit bronkitis juga biasanya akan merasakan sakit di bagian bawah tulang dada. Rasa sakit ini akan terasa terutama ketika ia sekali menarik napas. Pada kasus yang lebih parah, rasa nyeri yang dirasakan ini juga bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh, sehingga akan menyebabkan rasa tidak nyaman. 

Itulah mengapa ketika seseorang sedang mengalami gejala ringan, disarankan harus segera konsultasi ke dokter atau Rumah Sakit agar tidak semakin parah maupun merambat ke organ lainnya.

5. Mudah Merasa Lelah



Selain keempat gejala di atas, ternyata seseorang yang terindikasi terkena bronkitis akan mudah lelah. Hal ini dapat terjadi ketika seorang penderita menarik nafas yang terasa sesak, kemudian akan berakibat rasa nyeri pada tulang di bawah dada, sehingga kedua hal ini akan berimbas pada aktivitas yang mereka kerjakan. Tubuh akan mudah merasa lelah dan selalu merasa lemas meskipun aktivitas yang dilakukan tidak begitu berat.

Untuk pencegahan bronkitis, kamu bisa mulai mengkonsumsi jahe secara rutin. Hal ini karena jahe memiliki efek menenangkan di tubuh. Jahe juga baik untuk menenangkan saluran pernapasan yang meradang, dan juga bertindak sebagai ekspektoran yang dapat mengeluarkan zat asing dalam tubuh. Bahkan  Dr. Amy Rothenberg menyarankan seorang penderita bronkitis mengkonsumsi 2 cangkir jahe setiap hari untuk terapi rutin.

Itulah kelima gejala seseorang yang terkena penyakit bronkitis. Sering disepelekan, ternyata kelima poin diatas bisa menimbulkan dampak yang fatal jika dibiarkan begitu saja dan tidak segera diobati. 

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020